-->

Menjaga Reputasi Wisata Lampung Untuk Pariwisata Lampung yang Lebih Baik

Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang memicu bencana tsunami selat sunda yang terjadi pada akhir tahun 2018 sangat berpengaruh terhadap dunia pariwisata di Lampung.

Terlebih, Jika dilihat dari akun instagram Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi masih terjadi erupsi hingga saat ini. Gunung Anak Krakatau juga masih berada pada status siaga (level III) dengan merekomendasikan masyarakat/ wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah.
Wisata Lampung
Foto: @genpi_lampung
Tentunya ancaman letusan Gunung Anak Krakatau berdampak pada objek-objek pariwisata Lampung. Sejumlah destinasi rekreasi pantai tidak lagi menjadi magnet wisatawan lokal dan mancanegara dikarenakan khawatir terjadi tsunami dan gunung meletus.

Tren penurunan kunjungan wisatawan di penghujung tahun 2018 dan awal tahun 2019 di Lampung tentunya tidak boleh terus terjadi. Mengingat pariwisata di Lampung dalam beberapa tahun terakhir tengah mengalami pertumbuhan yang positif.

Dikutip dari lampost.co, Data Kementerian Pariwisata mencatat Pariwisata Lampung di tahun 2017 tumbuh 58%. Angka ini lebih tinggi dari rata-rata nasional yang hanya tumbuh 22%. Terlihat sangat jelas bahwa Pariwisata Lampung tengah mengalami kenaikan yang positif.

Lebih lanjut Kementerian Pariwisata juga mencatat jumlah wisatawan mancanegara dan dalam domestik yang berkunjung ke Lampung tahun 2017 mencapai 10.381.566 orang. Jumlah ini meningkat 42% dibanding dengan tahun 2016 yakni dengan kunjungan 7,5 juta orang.

Tentunya pertumbuhan Pariwisata Lampung yang terus meningkat ini sangat berpengaruh bagi bisnis perhotelan. Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) juga mencatat tingkat hunian hotel di Lampung pada 2018 naik menjadi 59% yang sebelumnya pada 2017 57% dan 2016 56%.

Baca Juga: Pantai Tanjung Setia, Destinasi Surfing Kelas Dunia

Jika melihat dari data di atas, tentunya kami sangat yakin dan optimis bahwa tren penurunan Pariwisata Lampung akibat dari bencana tsunami dan erupsi Gunung Anak Krakatau akan cepat berlalu.

Lampung juga dianugerahi alam yang indah seperti pegunungan, air terjun, pantai, dan juga danau. Tentunya keindahan alam itu harus benar-benar dikembangkan dan dipromosikan dengan baik dan benar.

Terlebih tahun ini Jalan Tol Trans Sumatera sudah mulai beroperasi, dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni juga sudah mulai dioperasikan, dan status Bandara Radin Inten II naik kelas menjadi bandara internasional.

Berbagai infrastruktur vital tersebut seharusnya mempermudah akses bagi para wisatawan untuk berkunjung ke Lampung dan menjaga reputasi Wisata Lampung adalah tugas kita semua.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel